Perkembangan Hardware Komputer

Hardware komputer dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentuk atau kerap kali disebut dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah tersebut yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

Secara fisik, hardware Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi:

Baca juga: Hardware Komputer Dan Bagian-Bagiannya

  1. Input divice (unit masukan)
  2. Process device (unit pemrosesan)
  3. Output device (unit keluaran)
  4. Backing Storage (unit penyimpanan)
  5. Periferal (unit tambahan)

Perangkat Keras Komputer atau Hardware komputer adalah sebuah komponen fisik pada komputer yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan perintah yang telah diprogramkan atau dalam arti singkatnya sebuah komponen pada komputer yang bisa disentuh, dilihat dan diraba. Nah, setelah mengetahui informasi seputar hardware atau perangkat keras sebelumnya, Codelabs Indonesia juga membuat salah satu hardware yaitu RFID Device.

Perkembangan hardware atau perangkat keras dimulai dari yang berukuran “big” hingga mikro. Berikut penjelasannya:

  1. Generasi Pertama

Karakteristik komputer pada zaman ini ditandai dengan ukurannya yang hampir sebesar kamar tidur, mengunakan tube vakum dengan jumlah yang banyak untuk menyimpan & memproses perintah atau instruksi, memakan tenaga listrik ribuan watt, menggunakan bahasa mesin dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih. Jadi, orang awam tidak akan dapat menggunakannya sehingga komputer jenis ini belum dikomersialisasikan ke khalayak ramai. Hanya perusahaan besar, institusi pendidikan dan instansi pemerintah saja.

  1. Generasi Kedua

Zaman ini dimulai dengan pemakaian transistor dan dioda sebagai pengganti dari tube vakum sehingga sizenya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya. Penemuan lainnya yaitu penggunaan memori inti magnetik yang berfungsi menyimpan data, sehingga lebih cepat dalam pemrosesan data, serta bahasa mesin telah digantikan dengan bahasa assembly (Fortran dan Cobol).

  1. Generasi Ketiga

Di era ini, sebagian besar perusahaan besar menerapkan sistem on-line dengan menggunakan terminal jarak jauh dalam pemakaian komputer. Penemuan baru di bidang hardware dilakoni dengan munculnya IC (Integrated Circuit) dalam komponen komputer. Ukuran komputer pun menjadi semakin kecil tanpa menurunkan kinerjanya.

  1. Generasi Keempat

Pada generasi ini kecepatannya semakin bertambah, berbanding terbalik dengan ukurannya yang semakin kecil dengan didukung oleh kemampuan memori yang lebih besar. Harganya pun semakin murah. Jaringan internet pun makin luas kini sudah bisa digunakan juga oleh masyarakat awam. Penggunaan mikroprosessor kini tidak mutlak lagi digunakan hanya pada komputer melainkan sudah diaplikasikan pada produk-produk elektronik lainnya.

Komponen dasar hardware pada komputer terdiri dari:

  • Input Device (Unit Masukan)

Input device terdiri dari beberapa macam tools yaitu :

  •  Keyboard

Jenis-Jenis Keyboard :

-QWERTY

-DVORAK

-KLOCKENBERG

  1. b) Mouse
  2. c) Scanner
  3. d) Microphone dan Headphone
  4. e) Graphics Pads
  5. Process Device (Unit Pemrosesan)
  6. a) Power Supply
  7. b) RAM (Random Access Memory)
  8. c) Motherboard
  9. Output device (Unit Keluaran)
  10. a) Monitor
  11. b) Printer
  12. c) Speaker
  13. Backing Storage (Unit Penyimpanan)
  14. a) Harddisk (HDD)
  15. Periferal (Unit Tambahan)
  16. a) Modem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *