Tips Memilih Monitor Komputer Bekas

Published by: 0

Monitor merupakan salah satu perangkat keras yang sangat penting karena tanpa adanya monitor maka kinerja komputer pada CPU tidak bisa ditampilkan. Monitor itu serupa kepala dalam tubuh, yang mana tanpa adanya monitor maka komputer tidak akan lengkap dan tidak bisa digunakan denga baik. Monitor juga menjadi salah satu piranti yang mudah rusak sehingga seringkali diganti, akan tetapi harga monitor dengan merk ternama terbilang cukup mahal, oleh karena itu tak ada salahnya untuk membeli monitor komputer bekas. Dan berikut ini adalah tips yang perlu diperhatikan agar mendapatkan monitor bekas berharga murah namun tentunya berkualitas.

  1. Perhatikan Body Monitor

Apabila ingin membeli monitor komputer bekas, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah body komputer. Pilih monitor dengan body yang masih baik dan mulus serta tidak memiliki bekas congkelan atau cacat yang membuat penampilan monitor menjadi tidak sempurna, apalagi jika ada bekas congkelan obeng yang mana menandakan jika monitor tersebut pernah diservis. Ketika membeli monitor bekas, sebaiknya memang hindari monitor yang pernah diservis, hal ini dikarenakan monitor yang pernah direparasi pernah rusak dan tidak akan mampu bertahan lama.

  1. Segel Sambungan

Perhatikan pula segel sambungan pada monitor yang mana juga menentukan apakah monitor tersebut pernah direparasi sehingga kemampuannya masih terbilang bagus.

  1. Mencoba Monitor

Sebelum membeli, sebaiknya coba terlebih dahulu monitor beas tersebut, salah satu caranya adalah dengan menyambungkan atau mengkoneksikan monitor dengan CPU lalu coba dalam resolusi 1024 x 768 piksel. Kenapa harus menggunakan resolusi tersebut? karena hal ini berkaitan dengan resolusi minimal yang akan digunakan pada saat monitor digunakan nantinya. Cek kondisi monitor ketika dicoba, apakah monitor bisa berjalan dengan normal sebagaimana seharusnya ataukah ada ruang dalam monitor yang tersisa. Jika resolusi yang ditampilkan tampak bergaris atau bergelombang maka monitor tersebut termasuk dalam kondisi rusak maka jangan dibeli.

Baca juga: Tips Belajar Komputer untuk Pemula

Cara cek kondisi monitor selanjutnya adalah dengan menghidupkan serta mematikan listrik dengan cara mencabut kabel power. Tunggu hingga monitor menyala, apabila monitor menyala dalam waktu lebih dari 10 detik, maka jangan pernah dibeli, hal ini karena hal tersebut menandakan bahwa loading dari monitor ini lama, karena layar monitor yang normal akan menyala hanya dalam hitungan 2 hingga 3 detik saja.

  1. Perhatikan Merk

Ada beragam merk monitor yang bisa dijadikan pilihan. Namun, saat membeli monitor bekas, sebaiknya pilih monitor dengan merk-merk ternama seperti LG atau Samsung. Atau bisa juga memilih monitor bekas bulit up dengan merk Dell, BenQ, serta HP.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan tatkala ingin membeli monitor komputer bekas, sehingga bisa mendapatkan monitor yang berkualitas dan awet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *