5 Cara Memperbaiki Sendiri Hardware Komputer Monitor LCD Komputer Bergaris

5 Cara Memperbaiki Sendiri Hardware Komputer Monitor LCD Komputer Bergaris

LCD/LED atau biasa disebut layar komputer merupakan salah satu komponen hardware komputer yang penting. Anda bisa melihat hal-hal yang telah dikerjakan pada komputer dengan LCD. Namun, meski telah berusaha merawat LCD, masalah sering terjadi berupa muncul garis-garis secara tiba-tiba. Tak perlu resah karena ternyata jika tekun  Anda bisa memperbaikinya sendiri. Jadi, simak baik-baik 5 cara memperbaiki monitor LCD komputer bergaris yang bisa Anda kerjakan sendiri berikut.

5 Cara Memperbaiki Sendiri Hardware Komputer Monitor LCD Komputer Bergaris

Gunakan aplikasi Pixel Repair

PixelRepair merupakan aplikasi yang bisa digunakan untuk memperbaiki garis-garis pada layar LCD. Fungsinya ialah mengecek keadaan LCD dengan garis dan warna untuk mengetahui adanya dead pixel pada monitor. Berikut cara menggunakan Aplikasi Pixel Repair.

  • Download aplikasi PixelRepairer lalu jalankan PixelRepairer.exe.
  • Pilih Pattern warna
  • Klik “Enable”.

Kalau Anda klik pada layar, maka tampilan layar akan berubah ke pattern berikutnya. Nah, Apabila tidak ada perubahan, berarti layarnya baik-baik saja. Sedangkan jika ada kerusakan maka akan terlihat. Kembali dengan menekan Esc, lalu pilih “Repair”->Add.

Kemudian, tempatkan pada dead pixel di monitor dan tunggulah beberapa saat.

Periksa juga kabel fleksibel pada layar

Pemeriksa kabel-kabel terutama kabel penghubung antara layar dan motherboard jika hardware komputer LCD masih terdapat garis-garis setelah mencoba poin 1. Pastikan apakah kabelnya sudah terpasang dengan baik atau memang ada yang kendor. Cobalah pasang kabel tersebut ke monitor yang lain jika tidak ditemukan masalah saat dicek. Apabila tidak ada masalah di monitor yang lain, maka permasalahannya ada pada kabel. Jadi, Segera gantilah kabel dengan yang baru.

Periksa juga RAM, VGA, dan Hardisk

Periksa RAM, VGA dan juga HardiskjJika pada kabel tidak ada masalah. Buka dan bersihkan pin-pin yang terdapat pada motherboard. Coba pindahkan RAM pada slot lain jika terdapat 2 slot. Jika masih terdapat garis setelah dipindah pada slot sebelahnya berarti itu ciri-ciri RAM komputer rusak. Jadi, cobalah ganti RAM-nya.

Jika sudah ganti RAM baru dan garis-garis masih muncul, periksa bagian VGAnya. Jika VGA Anda bisa dilepas dan bukan tanam bersihkan pin-pinnya. Jika tetap muncul setelah dibersihkan, maka cobalah ganti dengan yang baru. Jika VGA Anda tanam, sebaiknya periksa komponen lainnya yaitu Hardisk. Periksa kondisi Hardisk dengan mengganti kabel atau mengganti hardisknya. Lakukan seperti halnya komponen yang sudah dibahas sebelumnya.

Baca juga: Tips Merawat Hardware Komputer dengan Baik dan Benar

Cobalah update driver VGA

Jika poin ketiga sudah dilakukan dan masih muncul garis-garis pada LCD, cobalah meng-update driver VGA yang bisa Anda dapatkan pada web resmi vendor VGA yang Anda gunakan. Jika yang Anda gunakan driver VGA Intel, cara updatenya ialah:

  • Melalui Device Manager
  • Perangkat lunak Driver Updater
  • Perangkat lunak Driver Pack
  • Unduh driver dari situs resmi manufaktur perangkat keras serta manufaktur PC

Cek Power Supply

Bila garis-garis masih saja muncul, Anda bisa melakukan pengecekan pada powersupply. Jika tidak, cobalah menggantinya dengan yang baru. Konsultasikan ke tempat servis Jika semua poin dilakukan masih tetap tidak berubah.

Sudah Taukah Anda Apa itu Hardware Komputer? Temukan Berbagai Informasinya Disini

Sudah Taukah Anda Apa itu Hardware Komputer? Temukan Berbagai Informasinya Disini

Apa itu hardware komputer? Hardware atau perangkat keras secara sederhana dapat diartikan sebagai komponen fisik daripada sebuah komputer. Jadi perangkat keras komputer adalah perangkat-perangkat yang memiliki bentuk fisik dan yang pasti bisa dipegang oleh tangan. Tentunya sampai disini sudah memiliki gambaran kan tentang apa itu perangkat keras?

Sudah Taukah Anda Apa itu Hardware Komputer? Temukan Berbagai Informasinya Disini

Nah secara garis besar hardware komputer sendiri dibagi menjadi empat bagian yaitu perangkat input atau masukan, perangkat output atau keluaran, dan perangkat pengolah data atau prosesor, dan juga perangkat aksesoris. Nah untuk lebih jelasnya, simaka ulasan berikut:

Perangkat input atau masukan

Perangkat ini memiliki fungsi untuk menginput data supaya bisa masuk ke dalam komputer. adapun beberapa contoh dari perangkat input diantaranya sebagai berikut:

  • Keyboard yaitu perangkat yang berfungsi untuk menginput huruf, angkat, atau perintah lainnya ke dalam komputer. keyboard sendiri berisi deretan huruf dan angka.
  • Mouse yaitu perangkat yang berfungsi sebagai penggerak kursor dan mengarahkannya menuju berbagai aplikasi yang Anda inginkan.
  • Webcam yaitu perangkat kamera, yang berfungsi untuk menginput gambar Anda ke dalam komputer.

Perangkat pengolah data

Data-data yang dimasukkan melalui perangkat keras, selanjutnya akan diolah di dalam kompter oleh perangkat pengolah data. Adapun contoh perangkatnya yaitu:

  • Prosesor atau CPU bisa disebut sebagai otak komputer dimana fungsinya adalah untuk memproses hasil inputan dan menghasilkannya menjadi seuah keluaran yang berupa output.
  • Motherboard merupakan papan sirkuit yang fungsinya adalah sebagai tempat daripada komponen-komponen komputer. Ada beberapa perangkat yang ada didalam motherboard seperti prosessor, RAM, harddisk, dan lainnya.

Baca juga: Tips Membeli Hardware Komputer Sesuai Kebutuhan agar Tak Asal Beli

Perangkat output atau keluaran

Setelah diolah melalui perangkat pengolah data, maka komputer akan mengeluarkan hasilnya melalui perangkat output. Adapun contoh daripada perangkat output yaitu:

  • Monitor merupakan bagian dari perangkat keras yang tergolong sebagai alat output yang fungsinya adalah untuk menampilkan data hasil pengolahan yang berupa grafis. Dalam perkembangannya, setidaknya ada 4 jenis monitor komputer yaitu CRT atau yang lebih populer dengan nama komputer tabung, LCD, LED, dan juga plasma.
  • Printer merupakan perangkat output yang menghasilkan data berupa cetakan teks atau gambar yang dituangkan dalam sebuah kertas.
  • Speaker merupakan perangkat output yang menghasilkan data berupa suara.

Perangkat aksesoris

Perangkat aksesoris merupakan perangkat-perangkat yang mendukung kinerja daripada perangkat-perangkat lain dalam komputer. Ada beberapa contoh yang tergolong dalam perangkat aksesoris, diantaranya:

  • Harddisk merupakan perangkat yang berfungsi sebagai media penyimpanan data sekunder.
  • Memory card memiliki fungsi yang hampir sama seperti hardisk yaitu sebagai media penyimpanan sekunder. Namun pada umumnya memory card bisa dilepas dari perangkat dengan mudah untuk dipindah pada komputer yang lainnya.

Nah itulah sob sedikit penjelasan dari hardware komputer, sudah jelas kan sekarang? Oke deh semoga bermanfaat.

Berbagai Komponen Hardware Komputer yang Sering Ditemukan

Berbagai Komponen Hardware Komputer yang Sering Ditemukan

Sistem komputer terdiri dari dua elemen penting, yaitu perangkat keras atau biasa disebut hardware dan perangkat lunak atau biasa disebut software. Perangkat keras merupakan kumpulan dari seluruh bagian komputer yang dapat disentuh secara fisik. Berikut ini komponen hardware komputer yang sangat mudah untuk dikenali:

Berbagai Komponen Hardware Komputer yang Sering Ditemukan

  • Case

Seperti halnya telefon genggam ataupun ponsel, komputer juga memiliki case yang merupakan tempat sebagian komponen komputer. Case komputer sangat mudah dikenali karena letaknya yang dapat ditangkap oleh mata secara mudah. Bagian komputer yang tidak termasuk dalam case adalah layar monitor, mouse dan juga keyboard.

  • Motherboard

Motherboard memiliki nama lain yaitu mainboard. Motherboard dan mainboard merupakan sebuah hardware komputer yang memiliki fungsi sama. Hanya nama lainnya saja yang berbeda, tetapi fungsi, bentuk serta komponennya sama. Motherboard merupakan sebuah Papan Sirkuit Cetak yang memuat sebagian besar komponen utama komputer atau perangkat lainnya.

  • Expansion Card

Expansion Card atau biasa disebut dengan kartu ekspansi komputer merupakan sebuah Printed Circuit Board (PCB) atau papan sirkuit cetak yang dapat disisipkan ke dalam beberapa tempat dengan fungsi untuk menambahkan fungsionalitas sistem komputer melalui expansion bus. Beberapa tempat yang dapat digunakan untuk menyisipkan kartu ekspansi seperti pada electrical connector atau konektor listrik, dan expansion slot atau slot ekspansi yang terdapat pada motherboard komputer, backplane ataupun kartu riser.

  • Central Processing Unit atau CPU

Central Processing Unit atau biasa disingkat dengan CPU adalah komponen utama para perangkat keras atau hardware komputer. Dikarenakan pada tempat ini letak otak dari komputer yang Anda miliki. Komputer tidak akan pernah menyala apabila tidak memiliki CPU. Fungsi dari CPU sangat sentral karena harus menangani semua instruksi yang akan diberikan. Kualitas CPU dilihat dari seberapa cepat memproses intruksi yang diberikan karena semakin cepat intruksi diproses, maka akan semakin bagus kualitas CPU yang dimiliki.

  • Peripheral

Peripheral Device merupakan sebuah perangkat tambahan yang dapat digunakan untuk memberikan informasi ke komputer ataupun untuk mendapatkan informasi dari komputer. Biasanya perangkat keras ini digunakan untuk mencetak foto dengan kualitas yang lebih bagus. Dengan kata lain, alat ini memiliki fungsi dan peran seperti halnya mesin printer.

  • Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Drive (SSD)

Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Disk (SSD) merupakan alat penyimpanan data yang biasanya terdapat pada komputer. Kedua benda ini bisa dibilang sebagai memori komputer karena dapat menyimpan berbagai data yang dimasukkan. Kapasitas dari memori tersebut juga bermacam-macam tergantung daripada spesifikasinya. Bahkan ada beberapa alat penyimpanan seperti SSD yang dapat menyimpan data dalam jumlah banyak dalam kurun waktu terus menerus.

Mencegah Kerusakan Hardware Komputer Dengan 4 Cara Mudah Berikut Ini!

Dalam perkembangannya perangkat teknologi semakin kesini memang hadir kian canggih dengan berbagai macam fitur unggulan, tak hanya itu ia juga dibekali dengan desain atau tampilan yang kian elegan. Contohnya saja adalah komputer, dulunya komputer hadir dalam ukuran yang sangat besar, begitu juga dengan tampilannya yang tidak menarik sama sekali, namun belakangan produk komputer didesain secara minimalis sehingga mudah dibawa kemana-mana, ia dikenal juga dengan nama laptop. Selain dari segi tampilan hardware komputer tersebut maka fitur-fitur yang ditawarkan sendiri juga berbeda.

Dalam satu paket laptop semuanya sudah ada, baik itu DVD room, kemudian mouse atau kursor, hingga keyboard. Sedangkan untuk komputer sendiri harus membelinya satu persatu. Sarana teknologi memang memiliki banyak sekali keuntungan karena bisa digunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari, namun juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah mudah mengalami kerusakan jika salah pakai.

Baca juga: 5 Cara Mudah Merawat Hardware Komputer Agar Tetap Awet

Beberapa jenis kerusakan yang sering terjadi pada hardware komputer ini sendiri diantaranya adalah pada power supply, motherboard hingga kerusakan yang terjadi pada bagian penyimpanan atau harddisk. Untuk mencegah kerusakan pada bagian perangkat keras ini sendiri sebenarnya sangatlah mudah, diantaranya adalah:

  1. Menempatkan laptop pada area yang benar, hindari menempatkannya di ruangan yang terpapar sinar matahari secara langsung, karena perangkat teknologi sendiri sudah mengeluarkan radiasi dalam bentuk panas, jika ditambah dengan panas dari sinar matahari tentunya bisa menyebabkan kerusakan pada komponen-komponennya.
  2. Sering-seringlah membersihkan komputer Anda, kerusakan bisa terjadi karena hal-hal yang sederhana, diantaranya adalah karena debu, biasanya beberapa bagian hardware seperti tempat keluarnya aliran udara panas, ketika tertutup dengan debu maka akan menghalangi sirkulasi udara. Sehingga menyebabkan udara panas juga tak bisa keluar, kipas akan terus berputar extra untuk mendinginkan mesin, akibatnya kipas menjadi rusak.
  3. Pemakaian dalam jangka waktu lama sebaiknya sering-seringlah istirahatkan komputer Anda, ingat bahwa komputer ini layaknya tubuh manusia yang juga mudah rusak, jika pemakaiannya terlalu di forsir maka akan menyebabkan mudah sekali rusak, untuk itu guna kebutuhan bekerja sendiri alangkah baiknya untuk sering-sering mengistirahatkan, minimal 1 jam sebelum dipakai kembali, mata Anda juga butuh istirahat dari layar komputer.
  4. Gunakan power supply, aliran listrik yang tidak stabil juga bisa menjadi penyebab kerusakan komputer, untuk itu cara mudah untuk mencegahnya adalah dengan menggunakan power supply, sehingga jika nanti terjadi pemadaman, maka komputer juga tidak shock.

Sangat mudah, cukup dengan menempatkan 4 prinsip tersebut maka nantinya komputer Anda akan tetap awet, khususnya dari segi hardware komputer itu sendiri. Pastikan juga ketika membeli memilih produk yang asli atau benar-benar berkualitas, sehingga tak mudah mengalami kerusakan.

 

 

Hardware Komputer dengan Berbagai Fungsinya yang Perlu Diketahui

Banyak sekali ilmu komputer yang perlu dipelajari demi mengimbangi kemajuan jaman seperti sekarang ini. Mulai dari ilmu dasar sampai dengan ilmu yang tergolong rumit, baik mengerti mengenai berbagai macam hardware komputer atau sering disebut dengan perangkat keras dan juga software yang merupakan sistem perangkat lunak. Untuk hardware sendiri tentu dipelajari pada waktu perkenalan dasar mengenai komponen-komponen komputer atau ilmu dasar komputer. Penting untuk mempelajari hal tersebut karena jika terjadi suatu masalah pada komputer bisa melihat penyebab kerusakannya. Berikut ini beberapa jenis hardware dan berbagai fungsinya dalam komputer, antara lain:

  • Motherboard.

Perangkat satu ini mempunyai bentuk seperti halnya papan yang mempunyai fungsi sebagai penyambung perangkat satu dengan perangkat lainnya. Alat ini sebagai tempat untuk komponen-komponen yang ada pada komputer mulai dari prosessor, harddisk, ataupun lainnya.

  • Prosessor.

Banyak yang mengatakan bahwa perangkat ini merupakan otak dari komputer, jadi setiap perintah yang ada akan diolah dalam perangkat ini. Atau mungkin lebih dikenal dalam nama CPU, keseluruhan jalannya sistem tergantung dari perangkat ini. Tanpa perangkat ini sebuah sistem tidak akan berfungsi dengan baik atau bisa jadi tidak akan dapat digunakan.

  • Harddisk.

Jika Anda membeli sebuah komputer ataupun laptop tentu ada spesifikasi yang dijelaskan, dari hal itu terdapat informasi mengenai kapasitas penyimpanan sebuah komputer. Harddisk inilah yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang masuk dalam hardware komputer.

  • Monitor.

Layar datar atau sering disebut dengan monitor ini berfungsi sebagai tempat untuk menampilkan semua perintah yang telah diolah dari CPU. Untuk saat ini monitor yang sering beredar dipasaran yaitu CRT dan juga LCD. Setiap monitor mempunyai ukuran dan juga resolusi yang berbeda, semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda masing-masing.

  • Power supply.

Kalau untuk prosessor merupakan otak dari komputer, power supply merupakan jantung pada sebuah komputer. Perangkat keras satu ini berfungsi sebagai penyalur daya kepada komponen-komponen lainnya pada komputer seperti prosesor, motherboard atau lainnya. Jangan bayangkan jika perangkat komputer Anda tanpa alat satu ini tentu tidak akan bisa jalan.

  • Keyboard.

Papan panjang yang berisikan angka dan juga berbagai huruf yang berguna untuk memberikan perintah kepada komputer melalui huruf dan angka tersebut.

  • RAM.

Seperti hanya harddisk alat ini berfungsi sebagai penyimpanan, tetapi yang membedakan perangkat satu ini hanya dapat menyimpan data saat menyala dan setelah komputer dimatikan secara otomatis ruang RAM akan dikosongkan kembali.

  • Mouse.

Tidak jauh berbeda dengan keyboard, perangkat hardware komputer satu ini juga berfungsi untuk menjalankan perintah atau menunjuk salah satu aplikasi yang akan digunakan. Namanya sendiri mouse karena bentuknya yang mirip seperti halnya tikus.

 

5 Cara Mudah Merawat Hardware Komputer Agar Tetap Awet

Komputer merupakan sebuah rangkaian teknologi yang dibuat dari jaringan perangkat keras dan juga lunak atau yang dikenal sebagai software dan juga hardware komputer. Perangkat keras fungsinya adalah untuk melindungi kinerja bagian dalam komputer, juga menjadi bagian yang dioperasikan setiap hari. Sedangkan software sendiri adalah inti atau otak yang akan bekerja pada sebuah komputer, umumnya tak bisa dilihat secara langsung karena dilindungi oleh perangkat kerasnya. 

Selain dengan membeli jadi, maka sebagian besar orang juga memilih untuk merakit komputer mereka sendiri, tentunya dengan membeli sarana perangkat keras dan lunak yang dibutuhkan. Perakitan juga mudah dilakukan bagi mereka yang sudah ahli. Bahkan dengan membuat sendiri sebenarnya ada lebih banyak biaya yang bisa dihemat dibandingkan dengan membeli untuk satu merk. Bahkan fitur-fitur di dalamnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Lalu bagaimana dengan kualitasnya? Sebenarnya tak jauh berbeda ketika Anda membeli jadi. Hanya saja karena bukan satu brand maka ketika ada kerusakan, maka tak ada yang menjamin garansi. Sepenuhnya harus diperbaiki sendiri. 

Kerusakan pada bagian software harus diperbaiki ke tempat service, karena berhubungan dengan komponen dalam, namun untuk hardware komputer sendiri umumnya masih bisa diperbaiki di rumah, asalkan memiliki beberapa sarana pendukung. Sedikit tips juga bagi Anda untuk merawat perangkat keras komputer di rumah agar tak mudah rusak, diantaranya adalah: 

  1. Letakkan komputer di meja khusus, jangan dicampur dengan barang-barang yang lainnya, pastikan juga untuk tidak menaruh barang-barang di atas komputer tersebut, hal ini bisa membuat permukaan dari perangkat keras menjadi lecet atau peyok.
  2. Bersihkan secara teratur, kebersihan menjadi bagian yang sangat penting untuk membuat komputer Anda tetap awet, karena debu yang menumpuk bisa masuk lewat celah-celah komputer dan merusak komponen dalamnya.
  3. Gunakan pelindung, misalnya saja pada keyboardnya maka bisa dilapisi dengan silicon, hal ini memungkinkannya tak mudah kotor atau kemasukan debu, begitu juga dengan mouse. Agar penggunaan lebih nyaman, maka berikan alas yang sesuai.
  4. Jauhkan dari jangkauan anak-anak, tempatkan pada area yang cukup tinggi sehingga tak mudah untuk di ambil oleh anak-anak. Begitu juga ruangan penempatan sebaiknya di dalam tempat yang tertutup sehingga tak mudah terkena hantaman atau bahkan terdorong dan jatuh.
  5. Gunakan secara sehat, baik itu ketika Anda ngegame ataupun mengetik, maka pastikan memakainya secara sehat, tak terlalu keras dalam menekan keyboard, sehingga memungkinkan kerusakan lebih cepat.

Jauh lebih mudah sebenarnya merawat hardware komputer dibandingkan dengan perangkat lunak atau softwarenya. Jika ada kerusakan maka bisa segera diperbaiki atau ganti dengan yang baru, jika memang sudah tak tertolong lagi.

 

Perkembangan Hardware Komputer

Hardware komputer dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentuk atau kerap kali disebut dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah tersebut yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

Secara fisik, hardware Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi:

Baca juga: Hardware Komputer Dan Bagian-Bagiannya

  1. Input divice (unit masukan)
  2. Process device (unit pemrosesan)
  3. Output device (unit keluaran)
  4. Backing Storage (unit penyimpanan)
  5. Periferal (unit tambahan)

Perangkat Keras Komputer atau Hardware komputer adalah sebuah komponen fisik pada komputer yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan perintah yang telah diprogramkan atau dalam arti singkatnya sebuah komponen pada komputer yang bisa disentuh, dilihat dan diraba. Nah, setelah mengetahui informasi seputar hardware atau perangkat keras sebelumnya, Codelabs Indonesia juga membuat salah satu hardware yaitu RFID Device.

Perkembangan hardware atau perangkat keras dimulai dari yang berukuran “big” hingga mikro. Berikut penjelasannya:

  1. Generasi Pertama

Karakteristik komputer pada zaman ini ditandai dengan ukurannya yang hampir sebesar kamar tidur, mengunakan tube vakum dengan jumlah yang banyak untuk menyimpan & memproses perintah atau instruksi, memakan tenaga listrik ribuan watt, menggunakan bahasa mesin dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih. Jadi, orang awam tidak akan dapat menggunakannya sehingga komputer jenis ini belum dikomersialisasikan ke khalayak ramai. Hanya perusahaan besar, institusi pendidikan dan instansi pemerintah saja.

  1. Generasi Kedua

Zaman ini dimulai dengan pemakaian transistor dan dioda sebagai pengganti dari tube vakum sehingga sizenya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya. Penemuan lainnya yaitu penggunaan memori inti magnetik yang berfungsi menyimpan data, sehingga lebih cepat dalam pemrosesan data, serta bahasa mesin telah digantikan dengan bahasa assembly (Fortran dan Cobol).

  1. Generasi Ketiga

Di era ini, sebagian besar perusahaan besar menerapkan sistem on-line dengan menggunakan terminal jarak jauh dalam pemakaian komputer. Penemuan baru di bidang hardware dilakoni dengan munculnya IC (Integrated Circuit) dalam komponen komputer. Ukuran komputer pun menjadi semakin kecil tanpa menurunkan kinerjanya.

  1. Generasi Keempat

Pada generasi ini kecepatannya semakin bertambah, berbanding terbalik dengan ukurannya yang semakin kecil dengan didukung oleh kemampuan memori yang lebih besar. Harganya pun semakin murah. Jaringan internet pun makin luas kini sudah bisa digunakan juga oleh masyarakat awam. Penggunaan mikroprosessor kini tidak mutlak lagi digunakan hanya pada komputer melainkan sudah diaplikasikan pada produk-produk elektronik lainnya.

Komponen dasar hardware pada komputer terdiri dari:

  • Input Device (Unit Masukan)

Input device terdiri dari beberapa macam tools yaitu :

  •  Keyboard

Jenis-Jenis Keyboard :

-QWERTY

-DVORAK

-KLOCKENBERG

  1. b) Mouse
  2. c) Scanner
  3. d) Microphone dan Headphone
  4. e) Graphics Pads
  5. Process Device (Unit Pemrosesan)
  6. a) Power Supply
  7. b) RAM (Random Access Memory)
  8. c) Motherboard
  9. Output device (Unit Keluaran)
  10. a) Monitor
  11. b) Printer
  12. c) Speaker
  13. Backing Storage (Unit Penyimpanan)
  14. a) Harddisk (HDD)
  15. Periferal (Unit Tambahan)
  16. a) Modem

Seputar Hardware Komputer, Cara Mengatasi Hardisk Yang Rusak Dengan Mudah

Hardisk adalah salah satu hardware komputer yang penting. Jika hardisk rusak maka bisa menyebabkan Anda kehilangan file-file yang ada di dalamnya. Jika rusak, jangan khawatir, karena di sini kami akan membagikan informasi berupa tips mengatasi masalah pada hardisk.

Masalah Tidak Bisa Booting

Apabila masalahnya adalah pada waktu akan menjalankan komputer namun tidak bisa booting dari hardisk, maka bisa saja penyebabnya antara lain adalah:

  • Komputer yang Anda gunakan belum memiliki sistem operasi.
  • Tegangan masuk ke hardisk belum ada.
  • Ada kabel data di motherboard yang tidak terpasang atau penempatannya tidak tepat.
  • Harddisk tidak terditeksi sama BIOS.

Jika terjadi masalah-masalah tersebut, cara mengatasinya adalah sebagai berikut:

  • Komputer Anda harus diinstal sistem operasi windows terlebih dulu.
  • Periksa kabel power supply yang ada di hardisk, apakah sudah tertancap dengan benar atau belum.
  • Pastikan kabel data di motherboard tertancap/ pada posisi yang benar.
  • Jka hardisk tidak terditeksi oleh bios maka lakukan pemeriksaan pada BIOS. lalu lakukan settingan ulang.

Masalah Muncul Pesan “HDD Controller Failure”

Apabila masalahnya adalah pada waktu menghidupkan komputer, lalu komputer baru distart dan muncul di monitor pesan “HDD controller failure” bisa jadi penyebab masalahnya adalah pada komponen hardisk komputer lain, seperti: jumper master, cable select, slave yang belum terpasang atau salah pemasangannya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, caranya adalah dengan memeriksa kembali pemasangan jumper slave dan cek colokan pada kabelnya apakah sudah benar atau belum. Jika tidak benar, segera perbaiki.

Masalah Harddisk Tidak Bisa Membaca Data

Apabila masalah harddisk adalah tidak bisa membaca data, maka artinya hardisk Anda rusak. Namun jangan khawatir bisa jadi penyebabnya karena:

  1. Bad sector, cara mengatasinya adalah dengan melakukan low level format.
  2. Terkena serangan virus, cara mengatasinya adalah dengan melakukan scanning full hardisk, menggunakan aplikasi/ software antivirus. Jika sudah terpasang, jangan lupa untuk melakukan update.

Masalah Hardisk Yang Lambat Membaca Atau Menyimpan Data

Apabila saat melakukan aktivitas membaca atau menyimpan data berjalan lambat atau lemot, maka masalahnya bisa karena hardisk bermasalah. Jika karena hardisk penyebabnya bisa karena:

  1. Kapasitas hardisk yang hampir penuh.
  2. Hardisk tidak pernah didefrag.
  3. Terkena serangan virus.

Untuk mengatasi ketiga masalah tersebut caranya adalah sebagai berikut:

  1. Kurangi data pada hardisk, caranya bisa hapus data yang tidak penting/sudah tidak terpakai atau memindahkannya ke hardisk eksternal.
  2. Lakukan defragment pada hardisk.
  3. Lalukan full scan

Itulah informasi mengenai penyebab dan cara mengatasi masalah pada hardisk. Perlu Anda ketahui kondisi hardware komputer sangat mempengaruhi kinerja komputer.

 

Hardware Komputer Dan Bagian-Bagiannya

Hardware komputer adalah semacam komponen perangkat keras pada komputer. Secara definisi hardware adalah  alat-alat dari komputer yang dapat dilihat, disentuh atau berwujud/berbentuk untuk mendukung kinerja dari komputer  yang Anda miliki saat ini.

Penting kiranya, Anda sedikit mengetahui segala komponen komputer yang termasuk pada bagian hardware komputer.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Hardware Komputer

  1. Central Processing Unit (CPU)

Adalah perangkat utama yang berada dalam komputer yang berfungsi memproses data dan perintah oleh pengguna melalui sistem operasi maupun perangkat lunak

Central Processing Unit umumnya terdiri dari:

A.1. Harddisk

Harddisk Drive (HDD) merupakan perangkat penyimpanan data pada CPU. Di dalamnya terdapat bagian yang terbuat dari piringan logam (platter) sebagai media penyimpanan data. Kecepatan putaran piringan pada harddisk menyatakan kecepatan sebuah harddisk menyimpan data, ada yang 5400 rpm sampai 7200rpm. Sedangkan banyaknya kemampuan sebuah harddisk menyimpan data dinyatakan dalam byte. Saat ini Harddisk Drive yang banyak dijual di pasaran sampai dengan 2 Terabyte atau 2.199.023.255.552 Byte.

A.2. Floppy Disk Drive

Adalah perangkat untuk membaca atau menulis sebuah floppy disket. Pada awal tahun 80an floppy disket berukuran 5 1/4 inchi berkemampuan menyimpan data sampai dengan 700 kilobytes. Sampai dengan saat ini floppy disket yang beredar adalah berukuran 3,5 inchi dengan kemampuan menyimpan data 1,4 megabytes. Cara kerja floppy disk drive pada prinsipnya sama dengan hard disk drive, platter dalam floppy disket yang berisi data diputar oleh motor pada drive dan magnet akan membaca atau menulis data pada disket itu. Untuk floppy disk drive saat ini sudah jarang digunakan baik pada personal computer ataupun pada notebook computer karena sudah terdapat media penyimpanan data yang lebih besar dan compact seperti external hard disk drive.

A.3. CD/DVD ROM Drive

Sama dengan floppy disk drive, CD/DVD ROM Drive adalah perangkat untuk membaca/menulis/menulis ulang pada media Compact Disc (CD) atau Digital Versatile Disc (DVD) ukuran data yang dapat tersimpan dalam 1 keping CD dapat mencapai 700 megabytes sedangkan DVD dapat mencapai 8 gigabytes.

A.4. Processor

Processor merupakan otak dari sebuah komputer karena fungsinya adalah untuk memproses semua perhitungan yang dilakukan oleh komputer. Kekuatan prosessor diukur dari kecepatan mengolah data atau informasi dan menyelesaikannya. Dalam processor terdapat sebuah chip yang disebut mikroprocessor yang kekuatannya sampai saat ini mencapai 3,3 gigahertz.

A.5. Memori

Memori yang biasa dikenal dengan RAM (Random Access Memory) berguna untuk menyimpan data sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Ram berfungsi selama prosesor mengolah data dan selama komputer dalam keadaan on. Kecepatan membaca data RAM lebih cepat dibandingkan dengan harddisk.

A.6. Kartu Grafis (VGA Card)

Kartu VGA (Video Graphic Array) berguna untuk mengubah sinyal digital dan menerjemahkan output komputer ke monitor. Semakin tinggi memori yang ada dalam adapter ini semakin baik pula output yang ditampilkan di monitor. Pabrikan terkenal saat ini yang merajai pasar VGA card adalah nVidia, ATI Radeon, dan intel.

A.7. Kartu Suara (Sound Card)

Perangkat ini memiliki fungsi untuk mengubah input dan mengeluarkan output berbentuk suara. Soundcard memiliki prosesor audio, dan juga line in dan line out.

A.8. Motherboard

Adalah papan sirkuit utama yang berada dalam sebuah hardware komputer yakni tempat berbagai komponen elektronik dan semua komponen komputer saling berhubungan, berkesinambungan sehingga lalu lintas data di komputer dapat berjalan dengan baik. Motherboard berbentuk sirkuit pcb dan memiliki slot untuk masing-masing komponen perangkat keras komputer, seperti RAM, Sound dan VGA Card, Prosesor, dan memiliki chip BIOS (program penggerak).

Mengenal Apa Itu Hardware Komputer

Hardware komputer atau dikenal dengan sebutan perangkatkeras merupakan komponen yang ada disebuah komputer yang dapat dilihat dan diraba. Sifat hardware berbeda dengan software yang tidak berbentuk dan tidak bisa dilihat diraba. Fungsi hardware adalah untuk mendukung proses kerja komputerisasi.

Perangkat keras pada komputer bekerja berdasarkan perintah yang diberikan atau dikenal dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh hardware maka perangkat keras akan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah.

Baca juga: Mengenal Definisi Hardware Komputer

Dengan adanya hardware, sebuah komputer dapat bekerja. Setiap komputer memiliki spesifikasi yang berbeda, namun beberapa komponen dasarnya harus ada di unit komputer sebagai syarat. Perangkat komputer dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

Input Device

Fungsi unit ini adalah sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam memori processor untuk diolah menjadi informasi yang diperlukan. Perangkat yang masuk ke dalam kategori input device diantaranya adalah: keyboard, mouse, scanner, microphone dan lain sebagainya.

Unit Process

Komponen yang termasuk unit ini adalah Central Processing Unit atau CPU. Komponen ini merupakan unit yang terpenting dari sebuah sistem komputer, bahkan bisa dikatakan sebagai otaknya komputer. Sebuah komputer yang canggih sekalipun jika tidak ada CPU tidak akan berarti.

Tugas CPU adalah untuk megolah data atau informasi berdasarkan instruksi yang diberikan. CPU sendiri terbagi menjadi beberapa komponen, dimana setiap komponen saling bekerja sama dan membentuk unit pengolahan, yaitu:

  • Arthmetic and logic unit atau ALU
  • control unit
  • CPU interconnections
  • Registers

Output Device

Unit ini merupakan perangkat yang fungsinya melihat hasil dari input dan proses data. Komponen yang masuk ke jenis output device adalah: layar komputer, monitor CRT, printer dan plotter.

Hardware komputer dan laptop terdiri dari beberapa elemen mekanik dan elektronik. perangkat tersebut meliputi unit sistem yang memiliki berbagai komponen di dalamnya, contohnya: motherboard, CPU, Hardisk, chipset, video card dan soundcard. Selain perangkat tersebut mencakup juga peripheral yang dipakai untuk output, input dan penyimpanan data.

Berbagai Jenis Perangkat Keras Komputer

Setiap perangkat keras pada komputer masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda. Secara garis besar perangkat keras pada komputer dibagi menjadi tiga kategori yang sudah kita bahas sebelumnya. Setiap fungsi perangkat keras komputer diperlukan untuk mendukung kerja.

Misalnya pada Random Acces Memori atau RAM fungsinya untuk menyimpan dan memproses segala informasi pada saat komputer diperintahkan untuk bekerja. RAM memiliki kecepatan yang lebih dibandingkan dengan hardisk. Namun sayangnya kadang tidak stabil, artinya RAM hanya digunakan untuk menyimpan informasi sementara dan akan hilang saat komputer dimatikan. Masih banyak komponen atau jenis hardware komputer yang memiliki fungsinya masing-masing.

1 2