Belajar Komputer, Cara Mempartisi Hardisk Tanpa Software

Jika Anda belajar komputer lebih banyak sudah seharusnya mengetahui, mempelajari dan paham apa dan bagaimana partisi hardisk. Hardisk pada sebuah komputer memiliki peranan dan fungsi yang penting. Oleh sebab itu hardisk harus dirawat dengan perawatan khusus, yaitu dengan cara partisi.

Pengertian dan Manfaat Mempartisi Hardisk

Secara sederhana partisi hardisk adalah membagi hardisk menjadi beberapa bagian, biasanya dimulai dengan drive C sampai Z. Jika ukuran hardisk semakin besar maka sebaiknya di bagi menjadi beberapa bagian.

Partisi atau mempratisi adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah kegiatan atau bagian yang akan mengingatkan. Partisi bisa juga diartikan sebagai penyimpanan yang terpisah dengan logis namun seolah-olah seperti terpisah secara wujud dan bentuknya.

Baca Juga : Pembahasan Seputar Sistem Komputer Lengkap!

Hardisk komputer perlu dipartisi agar ruangan penyimpanan di komputer tersebut menjadi lebih efesien. Sehingga data-data dan sistem pengoperasian menjadi terpisah dan tertata. Dengan adanya sistem pemisahan tersebut dapat mengantisipasi jika terjadi kesalahan pada sistem atau masalah saat membackpup data sehingga bisa diperbaiki dan diselesaikan dengan mudah.

Selain itu dengan partisi dapat meningkatkan keseluruhan performa komputer atau laptop pada sistem kecil menjadi lebih efisien. Jika data akan direcovery dengan adanya partisi dapat melindungi atau memisahkan file. Karena jika satu partisi mengalami kerusakan, maka partisi lain tidak akan terpengaruh sehingga data yang ada bisa diselamatkan.

Jenis-Jenis Partisi

Nah, bagi Anda yang sedang belajar komputer, harus mengetahui jenis-jenis partisi dalam sebuah hardis, yaitu:

  1. Primary partition adalah partisi yang menyimpan sistem operasi. Ini merupakan partisi utama hardisk. Maksimal jumlah partisi yang dibolehkan maksimal 4 buah. Itupun jika tidak terdapat partisi extended. Jika di dalam hardisk terdapat extended maka jatah untuk primary menjadi 3.
  2. Extended partition adalah partisi yang fungsinya untuk mengatasi primary dengan logical. Berbeda dengan primary  dan logical partition yang bentuknya dalam drive, pada extended bentuknya tidak dalam bentuk drive. Oleh karena itu extended tidak bisa di format.
  3. Logical Partition adalah bagian dari extended. Biasanya digunakan untuk penyimpanan data. Partition ini jumlahnya bisa lebih dari empat dan lebih banyak dibandingkan dengan primary.

Pada satu komputer atau laptop biasanya hanya bisa disimpan satu jenis sistem pengoperasian. Namun dengan cara mempratisi harddisk satu perangkat bisa disimpan dua sistem pengoperasian, misalnya Windows dengan Linux.

Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk membagi partisi yaitu: yang Pertama membaginya saat menjalankan instalasi OS, Kedua adalah dengan menggunakan Disk Management atau tools windows dan yang Ketiga bisa dengan cara menggunakan aplikasi dari pihak ketiga.

Demikian pembahasan mengenai partisi hardisk, semoga artikel ini dapat menambah informasi khususnya bagi Anda yang sedang belajar komputer. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *